featured-content

Senin, 29 November 2010

Kraton Sumenep


 Kesan sakral akan terasa ketika berada di dalam bangunan utama Kraton Sumenep. Bangunan ini tersambung dengan Pendapa Agung yang dulunya merupakan pusat kegiatan raja. Pada saat ini Pendapa Agung sering digunakan sebagai tempat diselenggarakannya acara kedinasan kabupaten seperti menyambut tamu penting dan serah terima jabatan pemerintahan. Kraton Sumenep yang dahulunya merupakan tempat tinggal raja tidak dibuka untuk umum.
Di dalamnya terdapat kamar tidur raja, kamar tidur permaisuri, juga kamar tidur mertua raja. Sekarang ruang-ruang tersebut masih terawat dengan baik dan bahkan sengaja ditata seolah masih dipergunakan oleh keluarga kerajaan.
Bangunan lain yang juga termasuk bagian dari kawasan Kraton Sumenep adalah Taman Sare dan Labang Mesem. Taman Sare merupakan tempat pemandian putri raja, sedang Labang Mesem merupakan pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan kraton. Kata "Labang" berarti "lawang" atau pintu, sementara "mesem" berarti senyum. Pintu gerbang ini dinamakan sedemikian rupa karena dahulu di kedua sisi pintu dijaga oleh orang-orang kerdil yang menyambut pada pendatang dengan ramah dan penuh senyum hingga pendatang-pendatang ini akan memasuki kawasan kraton dengan hati yang terhibur dan wajah yang penuh senyum.
Situs budaya merupakan tempat yang sebisa mungkin dijaga kelestariannya agar dapat dinikmati pula oleh anak cucu kita. Keberadaannya turut menjaga benang merah budaya lokal meski perkembangan jaman akan selalu membawa wajah situs itu berganti mengikuti perubahan. Begitu pula kompleks Kraton Sumenep yang dulunya merupakan kawasan tertutup bagi umum sekarang telah beralih fungsi menjadi kawasan yang terbuka sekaligus pusat pelestari budaya.

0 komentar:

Posting Komentar