featured-content

Senin, 29 November 2010

About Sumenep


Kabupaten ini terletak di ujung timur Pulau Madura. Kabupaten Sumenep selain terdiri wilayah daratan juga terdiri dari berbagai pulau di Laut Jawa, yang keseluruhannya berjumlah 126 pulau. Pulau yang paling utara adalah Pulau Karamian dalam gugusan Kepulauan Masalembu dan pulau yang paling timur adalah  Pulau Sakala.
Batas-batas kabpuaten ini adalah sebagai berikut. Sebelah selatan berbatasan dengan Selat Madura, sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, aebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Pamekasan, dan sebelah timur berbatasan dengan Laut Jawa/Laut Flores.
Kabupaten ini memiliki 26 kecamatan, baik di daratan Pulau Madura maupun di gugus kepulauan.
Wisata
·      Pantai Lombang - adalah pantai dengan hamparan pasir putih dan gugusan tanaman cemara udang yang tumbuh di areal tepi dan sekitar pantai. Suasananya sangat teduh dan indah sekali. Pantai Lombang adalah satu-satunya pantai di Indonesia yang ditumbuhi pohon cemara udang.
·      Pantai Slopeng - adalah pantai dengan hamparan gunung pasir putih yang mengelilingi sisi pantai sepanjang hampir 6 km. Kawasan pantai ini sangat cocok untuk mancing ria karena areal lautnya kaya akan beragam jenis ikan, termasuk jenis ikan tongkol.

Ragam Hal

·      Sumenep adalah kabupaten di pulau Madura yang sejak dulu tercatat sebagai daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya paling besar di Madura. Ini dikarenakan kabupaten ini memiliki sumber gas dan minyak yang cukup besar yang ada di pulau Pagerungan.
·      Masyarakat kabupaten Sumenep sangat ramah, mungkin disebabkan adanya pengaruh budaya kalem keraton jawa yang dianut masyarakat, terutama para bangsawan dan abdi dalem Keraton Sumenep.
·      Sejak dulu Kabupaten Sumenep tercatat sebagai kabupaten dengan tingkat penjualan sepeda motor dan mobil terbesar dan tertinggi di seluruh kawasan pulau Madura. Ini menandakan tingkat kesejahteraan masyarakat di kabupaten Sumenep tinggi.

Daftar raja di Sumenep

No.
Nama
Tempat Keraton
Tahun
Keterangan
1.
Aria Wiraraja I (Aria Banyak Wedi)
Batuputih
1269-1292
Otak pendiri Kerajaan Majapahit
2.
Aria Wiraraja II (Ario Bangah)
Banasare
1292-1301

3.
Aria Danurwendo (Lembu Sarenggono)
Aeng Anyar
1301-1311

4.
Aria Assrapati

1311-1319

5.
Panembahan Joharsari
Bluto
1319-1331

6.
Panembahan Mandaraga (R. Piturut)
Keles
1331-1339

7.
Pangeran Ario Wotoprojo
Bukabu
1339-1348

8.
Pangeran Ario Notoningrat
Baragung
1348-1358

9.
Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat I (R. Agung Rawit)
Banasare
1358-1366

10.
Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat II (Tumenggung Gajah Pramono)
Banasare
1366-1386

11.
Kanjeng Pangeran Ario Pulang Jiwo (Panembahan Blongi)
Bolingi / Poday
1386-1399

12.
Kanjeng Pangeran Ario Adipoday (Ario Baribin)
Nyamplong / Poday
1399-1415

13.
Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat III (Pangeran Jokotole)
Banasare
1415-1460
Pendiri Benteng Kalimo'ok melawan orang-orang Bali Awang pendiri pintu Gerbang Kerajaan Majapahit
14.
Kanjeng Pangeran Ario Secodiningrat IV (R. Wigonando)
Gapura
1460-1502

15.
Kanjeng Pangeran Ario Secodingrat V (R. Siding Purih)
Parsanga
1502-1559
Patoh Takundur
16.
Kanjeng Tumenggung Ario Kanduruwan
Karang Sabu
1559-1562

17.
Kanjeng Pangeran Ario Wetan dan Kanjeng Pangeran Ario Lor

1562-1567

18.
Kanjeng Pangeran Ario Keduk II (R. Keduk)

1567-1574

19.
Kanjeng Pangeran Ario Lor II (R. Rajasa)

1574-1589

20.
Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro I (R. Abdullah)
Karang Toroy
1589-1626

21.
Kanjeng Pangeran Ario Anggadipa
Karang Toroy
1626-1644

22.
Kanjeng Tumenggung Ario Jaing Patih dari Sampang
Karang Toroy
1644-1648

23.
Kanjeng Tumenggung Ario Yudonegoro (R. Bugan)
Karang Toroy
1648-1672

24.
Kanjeng Tumenggung Ario Pulang Jiwo dan Kanjeng Pangeran Ario Sepuh
Karang Toroy
1672-1678

25.
Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro II (P. Romo)
Karang Toroy
1678-1709

26.
Kanjeng Pangeran Ario Purwonegoro (RT. Wiromenggolo)
Karang Toroy
1709-1721

27.
Kanjeng Tumenggung Ario Cokronegoro III (R. Ahmat alias Pangeran Ario Jimat)
Karang Toroy
1721-1744

28.
R. Alza Alias Pangeran Lolos
Karang Toroy
1744-1749
Lolos dalam penyergapan K. Lesap
29.
K. Lesap
Karang Toroy
1749-1750
Pimpinan sementara diserahkan Kanjeng Tumenggung Ario Tirtonegoro
30.
Gusti Raden Ayu Tirtonegoro R. Rasmana & Kanjeng Tumenggung Ario Tirtonegoro (Bindara Saod)
Pajagalan
1750-1762
Pemerintahan diserahkan pada suaminya
31.
Panembahan Sumolo Asirudin
Pajagalan
1762-1811
Pendiri Masjid Jamik
32.
Sri Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I (Raden Ario Notonegoro)
Pajagalan
1811-1854
Kerajaan Sumenep
33.
Panembahan Notokusumo II (Raden Ario Moch. Saleh)
Pajagalan
1854-1879

34.
Kanjeng Pangeran Ario Pakunataningrat II (Pangeran Mangkuadiningrat)
Pajagalan
1879-1901

35.
Kanjeng Pangeran Ario Pratamingkusumo
Pajagalan
1901-1926

36.
Kanjeng Tumenggung Ario Prabuwinoto
Pajagalan
1926-1929

 

0 komentar:

Posting Komentar